Kapolda Lampung Memimpin Apel Operasi Ketupat Krakatau 2019

Polda Lampung melaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Krakatau 2019 di Lapangan Korpri Bandar Lampung pada hari Selasa tanggal 28 Mei 2019. Dipimpin oleh Kapolda Lampung Irjend Pol Drs. Purwadi Arianto, M.Si., dan dihadiri oleh Wakapolda Lampung Kombes Pol Rudi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H., Danrem 043 Gatam, Danlanal Lampung, Danbrigif 4 Marinir/ BS, Danlanud Pangeran M. Bun Yamin, Pejabat Utama Polda Lampung, Forkopimda Prov. Lampung dan seluruh peserta Apel Pergeseran Pasukan Operasi Ketupat 2019.

Ada 2 tujuan yang hendak dicapai dari pelaksanaan apel gelar pasukan ini, ujar Kapolda Lampung menyampaikan amanat Kapolri Jenderal Pol M. Tito Karnavian yakni:

Pertama, apel gelar pasukan diselenggarakan untuk mengecek kesiapan personel, peralatan, dan seluruh aspek operasi, termasuk sinergisitas dan soliditas komponen penyelenggara. Kedua, apel gelar pasukan diselenggarakan dengan maksud untuk menunjukkan kesiapan penyelenggaraan operasi kepada publik, sehingga akan menumbuhkan ketenangan, rasa aman, dan nyaman bagi masyarakat.

Adapun personil yang terlibat dalam pelaksanaan Operasi Ketupat Krakatau 2019 berjumlah 4.681 personil dengan rincian sebagai berikut:

  1. Polda Lampung sebanyak 300 personil;
  2. Polres Jajaran sebanyak 2.026 personil;
  3. Instansi terkait sebanyak 2.355 personil yang terdiri dari personil TNI 298 personil, Dishub 430 personil, Pol PP 474 personil, Dinkes 393 personil, Pramuka 257 personil, dan 503 personil lainnya.

Personil tersebut diatas akan ditempatkan dibeberapa pos pelayanan, pos pengamanan dan pos terpadu yang telah disiapkan Polda Lampung dan jajaran.

Akan di gelar 57 pos pengamanan, 13 pos pelayanan dan 1 pos terpadu pada pusat aktivitas masyarakat, lokasi rawan gangguan kamtibmas, serta lokasi rawan gangguan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas yang tersebar diseluruh wilayah hukum Polda Lampung dan jajaran dengan rincian:

  1. Polresta Bandar Lampung 9 pos pengamanan dan 2 pos pelayanan.
  2. Polres Lampung Selatan 15 pos pengamanan, 1 pos pelayanan dan 1 pos pantau.
  3. Polres Metro 1 pos pengamanan dan 1 pos pelayanan.
  4. Polres Lampung Timur 5 pos pengamanan dan 1 pos pelayanan.
  5. Polres Lampung Tengah 3 pos pengamanan dan 1 pos pelayanan.
  6. Polres Tulang Bawang 2 pos pengamanan dan 1 pos pelayanan.
  7. Polres Mesuji 2 pos pengamanan dan 1 pos pelayanan.
  8. Polres Lampung Utara 4 pos pengamanan dan 1 pos pelayanan.
  9. Polres Lampung Barat 3 pos pengamanan dan 2 pos pelayanan.
  10. Polres Way Kanan 1 pos pengamanan dan 1 pos pelayanan.
  11. Polres Tanggamus 4 pos pengamanan dan 1 pos pelayanan.
  12. Polres Pesawaran 8 pos pengamanan.

Serta Biddokes Polda Lampung telah menyiapkan 2 pos pelayanan kesehatan untuk menjamin kesehatan para pemudik yang berlokasi di terminal kedatangan pelabuhan bakauheni dan dermaga eksekutif pelabuhan bakauheni dan juga tersedia 1 bus pelayanan lengkap yang beroperasi selama 24 jam.

Objek pengamanan dalam Operasi Ketupat Tahun 2019 di wilayah hukum Polda Lampung, antara lain berupa 9.284 Masjid, 229 Lapangan, 15 terminal, 4 bandar udara, 2 pelabuhan, 4 jalur utama lintas Sumatera, Jalur Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) ruas Bakauheni s.d. Terbanggi Besar lk. 140,938 KM, 67 daerah rawan laka lantas/ pelanggaran lalu lintas, 45 daerah rawan macet, 84 daerah rawan kriminalitas, 31 daerah rawan longsor dan banjir, 66 objek wisata dan 33 pusat perbelanjaan.

Untuk mendukung keberhasilan dalam pelaksanaan tugas, beberapa perhatian untuk menjadi pedoman, sebagai berikut:

  1. Persiapkan secara optimal seluruh aspek penyelenggaraan operasi. Hal tersebut bertujuan agar operasi dapat terselenggara dengan sukses, aman, dan lancar;
  2. Terus pertahankan kesiapsiagaan dan kewaspadaan seluruh personel dalam menghadapi setiap potensi gangguan sepanjang penyelenggaraan operasi;
  3. Terus jaga dan pelihara soliditas dan sinergisitas seluruh komponen penyelenggara operasi. Hindari pelanggaran dan perilaku yang dapat mencederai keberhasilan pelaksanaan tugas; serta
  4. Laksanakan setiap penugasan dengan penuh semangat, kebanggaan, dan tanggung jawab, demi keberhasilan pelaksanaan operasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

5 × one =