Sat Lantas Polres Lamtim Dapati Ribuan Pelanggar Lalulintas Pada Saat Gelar Operasi Patuh 2019

Jajaran Polres Lampung Timur menggelar Press release hasil operasi Patuh krakatau 2019 yang berlangsung sejak tanggal 29 agustus hingga 11 september 2019.

Press release yang di gelar di Mapolres setempat, jumat (13-9-2019) tersebut dipimpin oleh Kapolres Lampung Timur Akbp. Taufan Dirgantoro S,Ik didampingi Kasat Lantas AKP Rafli Yusuf Nugraha.

Kapolres Lampung Timur menjelaskan bahwa hasil operasi patuh Krakatau tahun 2019 telah memenuhi target yang sudah di rencanakan sebelumnya.

“Untuk target yang dihasilkan, kita telah melakukan penilangan sebanyak 2408 pelanggar, Kemudian untuk teguran sebanyak 92 jadi total keseluruhannya sebanyak 2500 pelanggar,” ujar Kapolres

Kapolres menambahkan bahwa dalam operasi patuh kali ini Satlantas Polres Lampung Timur mengamankan beberapa kendaraan yang tidak sesuai dengan spektek yang sudah ditetapkan oleh kepolisian diantaranya motor dengan kenalpot yang suaranya dapat mengganggu ketertiban Kemudian kendaraan yang dicurigai tanpa adanya dokumen yang sah sebanyak 17 unit kendaraan roda dua.

“Jumlah pelanggar terbanyak yakni pengemudi di bawah umur sebanyak 924 kemudian tidak menggunakan helm sebanyak 776, tidak menggunakan safety belt bagi kendaraan roda empat sebanyak 358, dan menggunakan HP saat berkendara sebanyak 9 pelanggar,” tambahnya.

Bagi masyarakat yang meresa pernah kehilangan sepeda motornya silahkan datang ke Polres Lampung Timur dengan membawa dokumen kendaraan tersebut.

Sementara itu Kasat Lantas Polres Lampung Timur AKP Rafli Yusuf Nugraha menghimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Lampung Timur terutama bagi yang memiliki anak dibawah umur untuk tidak diberikan kendaraan bermotor karena akibatnya akan sangat fatal.

“Kami menghimbau kepada orang tua untuk tidak memberikan anak-anaknya sepeda motor dan kalaupun mau ke sekolah bisa diantar demikian juga baik bagi para masyarakat semuanya Apabila membeli kendaraan bermotor tolong berkoordinasi dengan Satlantas untuk melakukan pengecekan bahwa Apakah kendaraan tersebut memiliki dokumen yang sah atau tidak,” tutupnya.

(Humas Res Lamtim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

3 + 10 =