Kasus Penemuan Mayat Perempuan, Tersangka Menyerahkan Diri Sebelum Ditangkap

Kasat Reskrim Polres Lampung Selatan sedang memberikan keterangan pers.

Tribratanews.lampung.polri.go.id, Lampung Selatan – Polres Lampung Selatan   menggelar Konferensi Pers, Rabu, (27/11/19), dalam mengungkap kasus penemuan mayat perempuan di sekitar Stadion  Zainal Abidin Pagaralam (ZAP) Kalianda,
Saat itu, hari Rabu pagi (6 /11/ 2019), sekitar pukul 05.40 WIB, salah seorang warga bernama Rona Sahpri Bin Sumantri  sedang melaksanakan olah-raga, tiba-tibasaksi melihat sesosok mayat perempuan di pinggir jalan umum, Dusun Simpur Jaya Stadion ZAP , Desa Kedaton Kecamatan Kalianda, Lampung Selatan. Mayat tersebut terlihat dengan posisi terlentang dengan menggunakan baju berwarna hitam dan  celana panjang berwarna Cream, kemudian  Rona Sahpri melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Ka|ianda.  Sesaat kemudian anggota Polsek Kalianda menghubungi Tim Inafis Polres Lampung Selatan untuk melaksanakan olah  Tempat Kejadian Perkara (TKP) .  Dalam olah TKP tersebut ditemukan kondisi mayat dengan mulut terbuka dan mengeluarkan buih, maka selanjutnya mayat dibawa ke RSUD Bob Bazar, SKM Kalianda untuk dilakukan Otopsi.
Serangkaian penyelidikan terkait temuan mayat tersebut dilaksanakan, ciri-ciri serta identitas tersangka pun sudah dikantongi. Namun sebelum dilakukan penangkapan, pelaku sudah
menyerahkan diri pada  Minggu (10/11/  2019) sekitar pukul 10.00 WIB dl Polres Lampung Selatan, didampingi oleh keluarga dan Penasehat Hukumnya.

Belakangan diketahui identitas korban berinisial BO (19) warga Desa Bumisari, Natar, Lampung Selatan, sedangkan tersangka berinisial FS alias Fei warga Desa Bumijaya Kecamatan Tegineneng, Pesawaran.  Tersangka memberikan narkoba jams Sabu dan inex kepada korban sehingga mengalami Over Dosis dan  mengakibatkan korban meninggal dunia.
Kasat Reskrim Polres Lampung Selatan, AKP. Try Maradona, SIK menyampaikan dalam keterangan pers mewakili Kapolres, bahwa, hal ini membuat pelaku panik, sehingga akhirnya korban dibuang dipinggir Jalan umum Dusun Simpur Jaya Sladion  Kahanda  dengan tujuan menghilangkan jejak.
Kasat Reskrim juga mengatakan bahwa,  tersangka akan dikenakan pasal 340 KUHPidana Jo pasal 338 KUHPidana Jo Pasal 55 Ayat (1) ke 1 KUHPidana, dengan ancaman kurungan lebih kurang 12 tahun penjara.
1 unit mobil minibus Daihatsu Xenia 1,3 R M/T warna Hitam metalik  BE 1912 AX berikut STNK atas nama Rico Saptanova,1potong celana dalam berwarna merah jambu dengan merk Sorek ukuran L,1potong celana Jeans panjang dengan Merk GL  warna Cream ukuran 29, 1 potong Bra berwarna hitam bordiran kupu-kupu, 1 potong baju berbahan rajut warna hitam tanpa merk dan tanpa ukuran. 1l buah alat hisap narkoba jenis sabu, dan beberapa barang bukti lainnya , kini diamankan di Polres Lampung Selatan.(*/Suripto).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

sixteen − 8 =