Komisi I DPRD Apresiasi Respon Positif Polda Lampung

Polda Lampung, Wakapolda Lampung Brigjen Pol Angesta Romano Yoyol menghadiri rapat dengar pendapat bersama komisi I DPRD Bandar Lampung. ( 26/9/201 8).

Kehadiran Wakapolda Lampung merupakan respon positif dari Polda Lampung dalam menanggapi surat Komisi I soal penangguhan dua warga prngsewu yang ditangkap Polda Lampung terkait tumpang tindihnya hak kepemilikan tanah di Pekon Banjar Rejo

“ kehadiran kita disini untuk berkoordinasi dengan Komisi 1, tentang alasan penahanan warga Pringsewu di Polres Tanggamus. kami akan bekerja sesuai aturan dan undang-undang yang berlaku,” kata Wakapolda Lampung.

“ untuk proses lanjut sudah di Pengadilan Negri Tanggamus, komisi I berkoordinsi dengan pengadilan setempat “ lanjutnya.

Sementara, Ketua Komisi 1 DPRD Lampung Ririn Kuswantari mennyampaikan sangat mengapresiasi terhadap Polda Lampung atas respon dari surat penangguhan yang telah diajukan.

“Ya, kami sangat berterimakasih atas kehadiran Wakapolda Lampung, bahkan respon nya sangat positif dan mengabulkan penangguhan yang diajukan,” Ketua Komisi 1 DPRD Lampung Ririn Kuswantari

Ririn menjelaskan bahwa dasar penangguhan yang diajukan oleh Komisi 1 terhadap penahanan warga Pringsewu atas namaHerman bin Sanmiharjo memiliki alasan yang mendasar. Yaitu, kepala pekon yang memiliki tanggung jawab terhadap jalannya pemerintahan desa, kemudian bertanggung jawab atas pelaksanaan Pileg dan Pilpres. Sementara, satu warga lainnya yaitu Sueb warga Pamenang faktor usia.

“kami akan megikuti petunjuk dan arahan dari Kepolisian, tentang penangguhan penahanan tersebut,” katanya.

Lanjutnya, sesuai arahan dari Polda Lampung,Komisi satu pun sudah mengirimkan  surat penanguhan penahanan untuk Pengadilan Negeri Tanggamus.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

8 + 11 =