Bhabinkamtibmas Hadiri Pelantikan Kepala Pekon Pesanguan Pematang Sawa

TANGGAMUS – Mewakili Kapolsek Pematang Sawa Ipda Ridwansyah, Bhabinkamtibmas Polres Tanggamus Bripka Bambang Budianto menghadiri dan menjadi saksi pelantikan kepala pekon (Kakon) pergantian antar waktu (PAW) Pekon Pesanguan di Kantor Kecamatan Pematang Sawa, kemarin Selasa (29/1/19.

Pelantikan dilaksanakan langsung oleh Bupati Tanggamus Hj. Dewi Handajani, SE.MM yang juga dihadiri Asisten Bidang Administrasi Drs. Firman Rani, Kadis Kominfo Sabaruddin, Kadis PUPR Riswanda Djunaidi, Kabag Tapem Wawan, Camat Pematang Sawa Abdul Somad serta Unsur Pimpinan Kecamatan.

Pelantikan Kakon Pesanguan tersebut berdasarkan keputusan Bupati Nomor B. 24/09/08/2019 tentang pemberhentian dan pengangkatan kepala pekon Pesanguan, Kecamatan Pematang Sawa. Bahwa memutuskan dengan ini memberhentikan Muradi SE, dari jabatannya sebagai penjabat kepala Pekon Pesanguan, Kecamatan Pematang Sawa dengan ucapan terima kasih atas pengabdianya selama ini. Dan mengangangkat saudara Warsito sebagai Kepala Pekon pergantian antar waktu (PAW) Pekon Pesanguan, Kecamatan Pematang Sawa.

Dalam sambutannya, Bupati Hj. Dewi Handajani, mengucapkan selamat kepada kakon yang baru saja dilantik. Ia mengharapkan agar supaya kakon dapat menjalankan amanah, serta bekerja sepenuh hati dan ikhlas dalam memimpin dan melayani masyarakat Pekon Pesanguan, terlebih lanjut Bupati Kakon merupakan ujung tombak dalam penyelenggaraan pemerintah daerah, untuk itu kakon dituntut memiliki pengetahuan yang lebih sehingga mampu mengakomodasi kepentingan masyarakat.

“Peran dari Kakon berada pada posisi yang sangat strategis, dalam penyelenggaraan otonomi daerah, tugas yang cukup berat diemban oleh kakon mestinya dibantu oleh segenap komponen masyarakat, sehingga kesejahteraan masyarakat tercapai,”kata Bupati.

Untuk itu lanjut Bunda Dewi, setelah dilantiknya kakon ia mengajak masyarakat Pekon Pesanguan untuk mendukung dan membantu kakon dalam melaksanakan tugasnya. Bahu membahu dalam menggali potensi yang ada, tidak sampai disitu ia juga meminta kepada kakon yang baru dilantik untuk merangkul semua pihak, dan memberikan pelayanan sebaik-baiknya tanpa pandang bulu.

“Sebagai seorang pemimpin hendaknya dapat menerima kritik dan saran, dari masyarakat serta melaksanakan tugas yang telah diamanahkan dengan segenap kemampuan yang ada,”ujarnya.

Ia menerangkan dalam menciptakan suatu konsep pelayanan prima, di pemerintahan pekon, perlu kerjasama serta kesadaran dan peran aktif dari seluruh staf dan perangkat pekon yang ada, sehingga tugas-tugas dapat berjalan dengan apa yang diharapkan. Ia berpesaan kepada kakon untuk segera mempelajari dan memahami tugas serta kewajiban dan wewenang sebagai kakon, jalin komunikasi dan koordinasi yang baik dengan seluruh kelembagaan terutama dengan BHP.

“Pesan kami juga agar bapak Kakon segera membenahi masalah sumber daya aparatur, sumber pendapatan pekon, dan penerapan manajemen demi terealisasinya penyelenggaraan pekon yang baik, mandiri, dan maju, lalu aparatur pekon bisa memahami kondisi wilayah masing-masing,” pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

one + twenty =