tribratanews.lampung.polri.go.id. Bandar Lampung- Cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang melanda Kota Bandar Lampung, Selasa (30/12/2025) sore. Peristiwa ini menyebabkan atap kanopi roboh di Kecamatan Kedaton serta tanah longsor di Kecamatan Tanjung Karang Timur.Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun mengatakan, jajaran Satbrimob Polda Lampung langsung diterjunkan ke lokasi bencana untuk membantu masyarakat terdampak. “Sebanyak 30 personel Tim SAR Satbrimob Polda Lampung kami turunkan ke dua titik lokasi kejadian guna melakukan pengecekan, evakuasi, serta pembersihan material akibat cuaca ekstrem,” kata Yuni, Rabu (31/12/2025). Lanjutnya, kejadian pertama terjadi di Jalan Sultan Agung, Kelurahan Kedaton, Kecamatan Kedaton. Hujan deras disertai angin kencang mengakibatkan atap kanopi berbahan baja ringan di sebuah bengkel mobil roboh. “Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Kanopi roboh diduga karena konstruksi yang sudah rapuh dan berkarat akibat faktor usia pemakaian,” jelasnya. Sementara itu, titik kedua berada di Jalan Hayam Wuruk Gang Macan, Kelurahan Kebun Jeruk, Kecamatan Tanjung Karang Timur. Tanah longsor terjadi dan mengakibatkan satu rumah bagian teras depan longsor serta satu rumah lainnya tertimpa material longsoran. “Dua rumah terdampak longsor, masing-masing dihuni oleh dua kepala keluarga. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa, namun kerugian materiil ditaksir mencapai sekitar Rp70 juta,” ungkap Yuni. Menurutnya, Tim SAR Satbrimob Polda Lampung mulai melakukan pengecekan dan koordinasi dengan instansi terkait sejak Selasa malam sekitar pukul 22.45 WIB. Upaya lanjutan berupa evakuasi dan pembersihan material longsor akan dilanjutkan pada Rabu (31/12/2025). “Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, terutama di wilayah rawan longsor dan kawasan padat bangunan. Keselamatan warga menjadi prioritas utama,” tegas Yuni.
Dua Titik Bencana di Bandar Lampung, Brimob Bergerak Cepat Evakuasi dan Pembersihan
01/01/2026 16:00:00 WIB
280