Polda Lampung Genjot Gerakan Pangan Murah, Distribusi Tembus 4.009 Ton Beras SPHP

03/12/2025 20:00:00 WIB 317
tribratanews.lampung.polri.go.id LAMPUNG - Polda Lampung kembali menggencarkan Gerakan Pangan Murah (GPM) untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok di seluruh daerah. Hingga 3 Desember 2025, total penyaluran beras mencapai 4.009 ton 930 kg atau 102% dari target.

Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun menjelaskan bahwa GPM menjadi strategi cepat kepolisian dalam memastikan masyarakat tetap mendapat beras SPHP dengan harga terjangkau.
Ia menegaskan.

"GPM ini kami lakukan sebagai bentuk kehadiran negara membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pangan dengan harga stabil," kata Yuyun.

Yuyun menambahkan bahwa seluruh jajaran kepolisian telah digerakkan untuk memastikan beras benar-benar sampai ke masyarakat.
Menurutnya.

"Polda Lampung dan seluruh Polres jajaran bergerak masif agar penyaluran beras SPHP tepat sasaran," tambahnya

Pada pelaksanaan GPM Selasa, 2 Desember 2025, distribusi beras mencapai 40 ton 540 kg. Polres Pringsewu dan Polres Pesawaran menjadi penyalur terbesar dengan masing-masing 10 ton. Disusul Polres Lampung Selatan 7 ton 40 kg dan Polresta Bandar Lampung 3 ton.

Sementara untuk Rabu, 3 Desember 2025, distribusi direncanakan naik menjadi 97 ton 95 kg. Polres Lampung Selatan tercatat menyalurkan 79 ton 95 kg, Pesawaran 10 ton, dan Polresta Bandar Lampung 3 ton.

Yuyun menegaskan bahwa distribusi GPM akan terus berjalan setiap hari mengikuti kebutuhan masyarakat.
Ia memastikan.

"Kami memastikan distribusi terus berjalan setiap hari, terutama di wilayah yang kebutuhan pangannya tinggi," tegas Yuyun.

Yuyun juga mengungkapkan bahwa pengawasan di lapangan telah diperketat untuk memastikan pendistribusian berlangsung transparan.
Ia menuturkan.

"Seluruh personel di lapangan telah diarahkan untuk mengawasi pendistribusian agar berjalan lancar dan transparan," ungkapnya.

Dalam rangking pendistribusian GPM 2025, Polres Lampung Selatan berada di posisi teratas dengan total 653 ton. Disusul Polres Lampung Timur 618 ton 685 kg dan Polres Lampung Tengah 368 ton 500 kg.

Yuyun menegaskan bahwa komitmen menjaga stabilitas pangan akan terus dikawal kepolisian.
Ia menutup pernyataannya dengan mengatakan.

"GPM akan terus kami gelar sampai situasi harga pangan benar-benar stabil di seluruh Lampung," pungkas Kabid Humas.

Sementara itu, Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo mendampingi Menko Pangan Zulkifli Hasan dalam kegiatan penanaman jagung di SMA Kebangsaan, Desa Pisang, Penengahan, Lampung Selatan, Selasa (2/12/2025). Pemerintah menegaskan komitmen memperkuat ketahanan pangan.

Zulkifli Hasan menekankan gotong royong lintas sektor Polri, pemda, hingga masyarakat sebagai kunci menjaga stabilitas pangan nasional.

Share this post