tribratanews.lampung.polri.go.id. Pringsewu, Selasa 09 Desember 2025– Propam Polres Pringsewu menggelar inspeksi mendadak (sidak) ke Polsek Gadingrejo pada Kamis (4/12/2025). Sidak dilakukan sebagai bagian dari pengawasan internal untuk memastikan kedisiplinan anggota sekaligus mencegah potensi pelanggaran kode etik di lingkungan kepolisian.Tim Propam yang dipimpin Kasi Propam Polres Pringsewu, AKP AY Tobing, langsung memberikan arahan kepada seluruh personel Polsek Gadingrejo. Tobing menegaskan bahwa sidak tersebut merupakan langkah penting guna menjaga integritas dan profesionalitas anggota Polri. “Pengawasan seperti ini bukan untuk mencari-cari kesalahan, tetapi untuk memastikan bahwa setiap personel menjalankan tugas sesuai ketentuan serta menjaga martabat institusi Polri,” ujar Tobing di lokasi sidak. Ia menekankan bahwa profesionalitas harus berjalan seiring dengan pendekatan humanis dalam setiap pelayanan kepada masyarakat. “Masyarakat berhak mendapatkan pelayanan terbaik. Karena itu profesionalitas harus diimbangi dengan empati dan sikap humanis,” tambahnya. Tobing juga menyoroti sejumlah kasus pelanggaran yang sebelumnya mencuat di berbagai wilayah dan ikut memengaruhi citra Polri. Menurutnya, berbagai kasus tersebut harus menjadi evaluasi agar anggota tetap mawas diri.
“Kasus-kasus yang terjadi di daerah lain harus menjadi pengingat bagi kita semua untuk tidak mengulangi kesalahan serupa. Setiap anggota wajib menjaga integritas,” tegasnya. Dalam kegiatan tersebut, Propam turut mensosialisasikan larangan gaya hidup mewah di lingkungan Polri serta kembali memperkenalkan Whistle Blowing System (WBS) sebagai sarana pelaporan dugaan penyimpangan, korupsi, atau penyalahgunaan wewenang.
“Kami tegaskan, perilaku hidup mewah tidak dibenarkan. WBS adalah fasilitas penting bagi siapa pun untuk melapor secara bertanggung jawab demi menjaga lembaga ini tetap bersih,” jelas Tobing. Tak hanya memberikan arahan, tim Propam juga melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap anggota, mulai dari administrasi pribadi seperti KTP, kartu anggota, dan SIM, hingga pengecekan penampilan termasuk kerapian pakaian dan potongan rambut. Selain itu, ponsel anggota turut diperiksa untuk memastikan tidak ada aktivitas yang berkaitan dengan perilaku hidup mewah maupun akses ke situs judi online. Di akhir kegiatan, Tobing kembali mengingatkan seluruh personel untuk menjaga kedisiplinan dan etika.
“Saya minta anggota tetap menjaga sikap, menjauhi pelanggaran, dan tidak terlibat dalam hal-hal yang dapat merusak kepercayaan publik. Kehormatan Polri ada di tangan kita bersama,” pungkasnya.