tribratanews.lampung.polri.go.id Lampung Selatan, Selasa 17 Pebruari 2026 Suasana berbeda tampak di Markas Kepolisian Sektor Sidomulyo, Kabupaten Lampung Selatan, pada Senin (16/2/2026) malam. Kantor polisi yang biasanya lengang mendadak dipenuhi warga yang datang mengenakan busana Islami untuk mengikuti kegiatan doa bersama dan pembacaan Surah Yasin dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah.
Sejak sekitar pukul 20.00 WIB, ruang kerja Kapolsek Sidomulyo AKP Peri Setiawan telah dipadati jamaah yang duduk beralaskan tikar. Tidak hanya ruang kerja kapolsek, ruang pelayanan KSPKT juga dipenuhi kaum ibu yang turut mengikuti rangkaian kegiatan keagamaan tersebut. Kehadiran warga dari berbagai kalangan menciptakan suasana hangat dan penuh kebersamaan di lingkungan kantor polisi.
Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah tokoh, di antaranya anggota DPRD Kabupaten Lampung Selatan Agus Sartono dan Johani, tokoh agama Ustaz Junaidi serta Ustaz Nurhakim, personel Koramil 421-07/Sidomulyo, serta masyarakat sekitar.
Dalam sambutannya, Agus Sartono menyampaikan apresiasi atas undangan dan inisiatif Polsek Sidomulyo menggelar doa bersama menjelang Ramadhan. Menurut dia, kegiatan semacam ini mampu mendekatkan hubungan antara aparat kepolisian dan masyarakat, sekaligus menghilangkan rasa takut warga terhadap kantor polisi.
Ia juga mengapresiasi kinerja Polsek Sidomulyo yang berhasil mengungkap kasus pembacokan terhadap pasangan suami istri pemilik toko gerabah di wilayah setempat. “Keberhasilan ini menunjukkan kerja keras kepolisian dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Johani. Ia menilai kegiatan doa bersama menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat dukungan masyarakat terhadap tugas kepolisian menjaga keamanan wilayah. Menurut dia, keterbukaan aparat kepada warga merupakan hal yang sangat dinantikan masyarakat.
Sementara itu, tokoh agama Ustaz Junaidi menyebut kegiatan tersebut sebagai langkah positif dalam membangun komunikasi antara aparat dan masyarakat. Ia berharap sinergi yang terjalin dapat menciptakan situasi aman dan kondusif selama bulan Ramadhan, sehingga umat Islam dapat menjalankan ibadah dengan tenang.
Salah seorang warga, Poniman (43), mengaku terkesan dengan inisiatif kapolsek yang mengundang masyarakat masuk hingga ke ruang kerja. Pengalaman tersebut, kata dia, mengubah pandangannya bahwa kantor polisi bukan tempat yang menakutkan, melainkan ruang bersama untuk menjaga keamanan lingkungan.
Kapolsek Sidomulyo AKP Peri Setiawan menegaskan bahwa kegiatan doa bersama merupakan bagian dari upaya mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus mengajak warga berperan aktif menjaga keamanan lingkungan. Ia mengimbau masyarakat tidak ragu melapor apabila menemukan potensi tindak kejahatan di sekitar tempat tinggal.
Menurut dia, pencegahan kejahatan membutuhkan kerja sama antara kepolisian dan warga, mulai dari meningkatkan kewaspadaan rumah tangga, penggunaan kunci ganda kendaraan, hingga mengaktifkan kembali ronda malam.
“Polri hadir dari masyarakat dan untuk masyarakat. Kantor polisi ini milik bersama, sehingga masyarakat tidak perlu takut untuk datang maupun berkoordinasi,” kata Peri.
Melalui kegiatan keagamaan tersebut, Polsek Sidomulyo berharap masyarakat semakin siap menyambut Ramadhan dengan suasana aman, damai, serta penuh kebersamaan antara aparat dan warga.