Ombak Kuat di Selat Sunda, Truk Terguling dan Kendaraan Bersenggolan di Dua Kapal Penyeberangan

25/01/2026 21:20:00 WIB 331
tribratanews.lampung.polri.go.id Lampung Selatan, Minggu 25 Januari 2026 — Cuaca laut yang kurang kondusif di perairan Selat Sunda mengakibatkan insiden kecelakaan kendaraan di atas dua kapal penyeberangan yang melayani lintasan Merak–Bakauheni, Jumat (23/1/2026).

Insiden pertama terjadi di atas KMP Dorothy, di mana sebuah truk sedang dilaporkan terguling saat kapal dalam pelayaran menuju Pelabuhan Bakauheni. Sementara itu, insiden lain terjadi di KMP Rishel, berupa benturan beberapa kendaraan akibat guncangan kapal.

Kepala Kesatuan Pelaksanaan Pengamanan Pelabuhan (KSKP) Bakauheni AKP Ferdo Elfianto, S.I.K., mengatakan pihaknya menerima laporan kejadian pertama sekitar pukul 11.50 WIB.

“Berdasarkan laporan yang kami terima, kendaraan truk terguling di cardeck bagian buritan kanan KMP Dorothy saat kapal berlayar dari Merak menuju Bakauheni,” ujar AKP Ferdo.

Ia menjelaskan, kejadian tersebut dipicu kondisi cuaca yang kurang bersahabat. Saat peristiwa terjadi sekitar pukul 09.30 WIB, cuaca di laut dilaporkan gerimis dan berkabut dengan tinggi gelombang mencapai sekitar dua meter serta kecepatan angin sekitar 25 knot.

Truk dengan nomor polisi Z 9519 TA yang dikemudikan Firdaus, warga Lampung Timur, langsung dievakuasi setibanya kapal di pelabuhan. Proses evakuasi dilakukan menggunakan kendaraan derek milik ASDP dan berjalan aman serta lancar.

Sementara itu, insiden kedua terjadi di atas KMP Rishel. Kapal tersebut berlayar dari Dermaga V Merak menuju Dermaga V Pelabuhan Bakauheni sekitar pukul 08.00 WIB. Guncangan akibat ombak kuat menyebabkan benturan antar kendaraan di dalam kapal.

“Akibat alun dan ombak yang cukup kuat, terjadi benturan antara empat unit truk dan satu kendaraan bus,” kata AKP Ferdo.

KMP Rishel akhirnya sandar di Dermaga V Pelabuhan Bakauheni sekitar pukul 11.45 WIB. Petugas gabungan KSKP Bakauheni dan ASDP langsung melakukan evakuasi kendaraan yang terlibat benturan menggunakan kendaraan derek.

Meski terjadi dua insiden hampir bersamaan, AKP Ferdo memastikan seluruh proses penanganan berjalan aman dan terkendali.

“Tidak ada gangguan lanjutan selama proses evakuasi. Seluruh kegiatan berlangsung aman dan lancar,” tegasnya.

Pihak KSKP Bakauheni mengimbau kepada seluruh operator kapal dan pengguna jasa penyeberangan agar selalu memperhatikan kondisi cuaca serta memastikan kendaraan terikat dan tertata dengan baik demi keselamatan selama pelayaran.

Share this post