Perkuat Sinergi Berbasis Kearifan Lokal, Kapolres Pesawaran Sambangi Tokoh Adat Way Lima

11/02/2026 12:00:00 WIB 297
tribratanews.lampung.polri.go.id.   Pesawaran, Rabu 11 Pebruari 2026 – Kapolres Pesawaran, AKBP Alvie Granito P., S.I.K., M.S.S., kembali menunjukkan komitmennya dalam melakukan pendekatan persuasif kepada masyarakat. Pada Selasa malam (10/02/2026), Kapolres didampingi jajaran Pejabat Utama (PJU) melakukan kunjungan silaturahmi ke kediaman Tokoh Adat Way Lima sekaligus Anggota DPRD Provinsi Lampung, Bapak Mustika Bahrum, S.E., MM., di Desa Tanjung Agung, Kecamatan Way Lima.

Kegiatan yang berlangsung hangat ini dihadiri oleh lintas tokoh, mulai dari Anggota DPRD Kabupaten Pesawaran, jajaran Kasat, Kapolsek Kedondong, hingga para Kepala Desa dan Tokoh Agama se-Kecamatan Way Lima. Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk menyelaraskan persepsi dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah Bumi Andan Jejama.

Dalam sambutannya, Bapak Mustika Bahrum menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas kehadiran Kapolres Pesawaran di tengah-tengah masyarakat adat. Beliau menegaskan bahwa masyarakat Way Lima memiliki prinsip dialog dan "timbang rasa" dalam menyikapi setiap permasalahan.

"Kami pastikan masyarakat adat Way Lima akan tetap berada pada jalur yang benar dan tidak akan keluar jalur. Pengalaman aksi sebelumnya membuktikan bahwa Way Lima sangat kondusif karena kami mengutamakan komunikasi. Insyaallah, selama kita bersama-sama, masalah apa pun dapat diselesaikan dengan aman," tegas Mustika Bahrum.

Menanggapi hal tersebut, Kapolres Pesawaran AKBP Alvie Granito Panditha menekankan bahwa Polri saat ini sangat mengedepankan dialog dan Restorative Justice (RJ) dalam penyelesaian perkara. Langkah penegakan hukum hanya akan diambil sebagai jalan terakhir (ultimum remedium).

“Tujuan kami adalah menjaga ketertiban. Sesuai arahan Bapak Kapolri, tidak semua permasalahan harus berakhir di meja hijau. Jika kedua belah pihak bersedia, Polri siap menjadi mediator melalui mekanisme Restorative Justice. Kami mohon dukungan dari para tokoh adat agar kedamaian di Pesawaran tetap terjaga,” ujar Kapolres.

Lebih lanjut, AKBP Alvie menyatakan bahwa ia tidak ingin membiarkan waktu tugasnya kosong tanpa menjalin kedekatan dengan masyarakat. Safari silaturahmi ini akan terus dilanjutkan ke tokoh-tokoh lainnya untuk memastikan Polri hadir secara nyata di tengah warga.

Kesepahaman antara kepolisian dan tokoh adat ini diharapkan menjadi benteng kuat dalam mencegah potensi konflik sosial dan menjaga marwah adat serta hukum di Kabupaten Pesawaran.

Share this post