Polres Lampung Timur Laksanakan Pengamanan Unjuk Rasa Terkait Konflik Gajah dan Manusia di TNWK

14/01/2026 18:20:00 WIB 280
tribratanews.lampung.polri.go.id. Lampung Timur, Rabu 14 Januari 2026 - Polres Lampung Timur melaksanakan pengamanan dan pelayanan kegiatan unjuk rasa yang dilakukan oleh Aliansi Masyarakat Penyangga Bersatu terkait konflik antara gajah dan manusia yang telah lama terjadi di wilayah desa-desa penyangga Taman Nasional Way Kambas (TNWK).

Aksi unjuk rasa tersebut berlangsung di Balai Taman Nasional Way Kambas dan diikuti oleh ratusan warga dari berbagai desa penyangga, Selasa (13/1/26).

Konflik antara gajah dan manusia di wilayah sekitar TNWK diketahui telah berlangsung sejak bertahun-tahun lalu. Masyarakat yang tinggal di desa penyangga kerap mengalami kerugian akibat gajah liar yang masuk ke lahan pertanian bahkan ke permukiman warga. Selain merusak tanaman dan fasilitas, konflik ini juga menimbulkan ancaman keselamatan jiwa. Peristiwa terbaru yang menyita perhatian publik adalah meninggalnya seorang kepala desa dari salah satu desa penyangga saat berupaya menghalau gajah yang hendak memasuki permukiman warga.

Dalam aksi tersebut, massa menyampaikan sejumlah tuntutan kepada pihak pengelola TNWK dan pemerintah terkait penyelesaian konflik gajah dan manusia secara konkret dan berkelanjutan. Salah satu tuntutan utama adalah pembangunan pagar atau penghalang sebagai batas antara kawasan taman nasional dengan wilayah permukiman dan lahan pertanian warga, guna mencegah gajah keluar dari habitatnya. Massa juga meminta adanya langkah nyata dan cepat agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

Menanggapi tuntutan tersebut, pihak Taman Nasional Way Kambas menyatakan akan merealisasikan aspirasi yang disampaikan oleh massa aksi, khususnya terkait upaya pencegahan konflik gajah dan manusia. Pernyataan ini disambut oleh peserta aksi dengan harapan agar solusi yang dijanjikan benar-benar dapat diwujudkan demi keselamatan masyarakat desa penyangga.

Pengamanan kegiatan unjuk rasa ini dipimpin langsung oleh Kapolres Lampung Timur AKBP Heti Patmawati bersama Dandim 0429/Lampung Timur Letkol Inf Danang Setiaji. Polres Lampung Timur menerjunkan sebanyak 257 personel yang didukung oleh puluhan personel dari Kodim 0429/Lampung Timur, puluhan personel Kompi Brimob Lampung Timur, serta satu pleton BKO dari Dit Samapta Polda Lampung.

Kapolres Lampung Timur AKBP Heti Patmawati menegaskan bahwa pengamanan dilakukan secara humanis dan profesional untuk memastikan kegiatan unjuk rasa berjalan aman, tertib, dan kondusif. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan terkendali, serta seluruh rangkaian aksi dapat diselesaikan dengan baik tanpa gangguan keamanan yang berarti.

Share this post