Kabid TIK Ikutin Sosialisasi Aplikasi Polisiku, SKCK Online, SIM Online dalam rangka Scaling Up Inovasi Pelayanan Publik

Karo RBP ASRENA Kapolri Brigjen Pol Drs. Angesta Romano Yoyol secara resmi membuka kegiatan Sosialisasi Aplikasi Polisiku, SKCK Online, SIM Online dalam rangka Scaling Up Inovasi Pelayanan Publik yang dilaksanakan di Hotel Sultan Jakarta Pusat. Kamis, 26 September 2019.

Scaling Up adalah suatu upaya untuk memperbesar dampak inovasi layanan yang berhasil diuji dalam proyek percontohan atau percobaan, sehingga dapat memberikan manfaat bagi lebih banyak orang dan untuk mendorong pengembangan kebijakan dan program secara berkelanjutan. Sedangkan tujuan utama dari Scalling Up inovasi pelayanan publik yaitu sebagai sarana Transfer Of Knowledge dan pengembangan inovasi ke tingkat yang lebih tinggi (menjadi program nasional), sehingga manfaat adanya inovasi tersebut dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat. Kegiatan Scalling Up ini merupakan program nasional sebagai tindak lanjut dari kebijakan One Agency One Innovation, yang selama ini diwujudkan dalam kompetisi inovasi pelayanan publik, sehingga inovasi yang dinilai baik dan bermanfaat bagi masyarakat, dapat dikembangkan dan direplikasi oleh seluruh daerah, tentunya dengan memperhatikan karakteristik wilayah dimana replikasi inovasi akan diterapkan. Ujar Brigjen Pol Yoyol membacakan amanat Wakapolri.

Sebagai wujud bahwa pimpinan Polri sangat Concern untuk mendukung program ini, maka telah dilaksanakan serangkaian rapat-rapat untuk memberikan beberapa penekanan-penekanan tertentu, sehingga pada akhirnya ditetapkan 3 (tiga) pelayanan publik Polri yang di Scaling Up (dikuatkan dalam surat perintah Kapolri nomor: Sprin/ 1969/ VII/ REN.2.3./ 2019 tanggal 16 Juli 2019 tentang penunjukan penanggung jawab pelaksanaan Scaling Up inovasi pelayanan publik Polri), yaitu sebagai berikut:
A. SKCK Online, dengan penanggung jawab dari Baintelkam Polri;
B. SIM Online, dengan penanggung jawab dari Korlantas Polri;
C. Aplikasi Polisiku, dengan penanggung jawab dari Div TIK Polri.
Pertimbangan pemilihan ke-tiga inovasi pelayanan publik ini adalah bahwa inovasi SIM dan SKCK tersebut sudah tergelar dan berjalan hampir di seluruh kewilayahan, sedangkan aplikasi Polisiku dinilai mempunyai content  yang cukup lengkap. Namun demikian ketiga inovasi tersebut belum terintegrasi dalam satu wadah, dan alangkah baiknya apabila dapat diintegrasikan sehingga masyarakat selaku pengguna layanan dapat mengetahui beragam informasi dan layanan polri hanya dengan mengakses 1 (satu) aplikasi saja. Sambung Brigjen Pol Yoyol.

Diharapkan aplikasi ini mampu menyiapkan dan melakukan penyempurnaan berbagai content yang tersedia di dalamnya, sehingga pelayanan yang tersedia diharapkan akan semakin memudahkan baik penyidik Polri dalam melaksanakan proses penyidikan suatu tindak pidana, serta memudahkan masyarakat yang ingin mengetahui sampai sejauhmana perkembangan proses hukum yang tengah dihadapi. Dan hal ini juga tidak menutup kemungkinan bagi pelayanan publik Polri lainnya yang berpotensi untuk di Scaling Up dan kepada seluruh peserta yang hadir diharapkan segera melakukan Transfer Of Knowledge di wilayah masing-masing,  baik untuk lingkup Polres/ Internal dan juga kepada masyarakat, sehingga kelak aplikasi ini dapat digunakan dan membawa kemanfaatan yang sangat besar bagi masyarakat.

Hadir sebagai narasumber dari Div TIK Polri Kombes Pol Ir. Syamsul Arif yang menyampaikan materi Pelayanan Publik Berbasis Teknologi Informasi pad TIK Polri, Kabid Yanmas Kombes Pol Drs. Gunawan menyampaikan materi Inivasi Pelayanan Publik SKCK Online menjadi program Nasional, Korlantas Polri Kompol Faisal Andri, S.I.K., M.Si., serta peserta sosialsiasi yang terdiri dari para Dirlantas/ Dirintelkam/ Kabid TIK dan Kabag RBP Birorena Polda dan peserta dari seluruh Polres Jajaran yang terdiri dari Wakapolres/ Kasat Lantas/ Kasat Intelkam dan para Kasitipol Polres.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

15 + seventeen =