Tim Pokja Pengalihan Lahan dari Pemda ke Polres Lamsel Dibentuk

Kapolres Lamsel, AKBP.M.Syarhan,SIK,MH bertindak sebagai Moderator Diskusi.

Tribratanews.lampung.polri.go.id, Lampung Selatan – Polres Lampung Selatan berama Pemda Lampung Selatan dan BPN Lampung Selatan melaksanakan diskusi tentang tindak lanjut penyerahan lahan lokasi pembangunan kantor Polres Lampung Selatan di jalan Trans Sumatra , lingkungan Jati, Kelurahan Way Urang, Kecamatan Kalianda. Diskusi dilaksanakan di Aula Krakatau Pemda Kabupaten Lampung Selatan, Kamis, 9/5/2019.

Dari Polres Lampung Selatan yang hadir adalah Kapolres, AKBP.M.Syarhan,SIK,MH, bersama Kabag Ren, Kompol Marwan Kholid,SH dan Kasubbag Progar Pentu Harmain,SE, Kabag Sumda, Kompol Firman Sontama,S.Sos dan Staf logistik. Sedangkan dari Pemerintah Daerah yakni Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Supriyanto, Asisten Administrasi, Kepala BPAD, dan Kepala Ispektorat, serta dari Badan Pertanahan yang hadir Kepala BPN dan Staf.
Dari ilustrasi yang disampaikan pihak Pemda Lampung Selatan bahwa lahan berukuran sekitar 2,4 hektar, yang sudah bersertifikat seluas 1,4 hektar, dan 9.929 meter persegi yang posisinya di bagian depan belum bersertifikat. Untuk proses penyerahan lahan perlu adanya persetujuan DPRD, serta penyelesaian dengan pihak Kemenhub, mengingat di lokasi tersebut masih terdapat aset milik Kemenhub.


Sementara itu Ka BPN Lampung Selatan mengatakan bahwa, pihaknya siap menyelesaikan sertifikasi segera asal surat pengalihan lahan dari Pemda ke Polres sudah ada.
Untuk kepentingan percepatan proses penyelesaian lahan dimaksud, saran Kabidkum Polda Lampung, KBP. Heri yang juga hadir dalam forum diskusi tersebut bersama Karolog, KBP. Edy. Yudianto, dan Pejabat Ro Rena Polda Lampung, menyampaikan, perlu dibentuk tim / kelompok kerja (pokja).
Maka dengan melibatkan unsur terkait, yakni dari Polres, Pemda, dan BPN Lampung Selatan, dibentuklah Tim Pokja tersebut, dan mulai bekerja, harus saling berkomunikasi satu sama lainnya, hingga diharapkan pada Kamis depan, 16/5/2019 telah ada gambaran kepastian.
Menurut Kapolres Lampung Selatan, AKBP.M.Syarhan,SIK,MH, bahwa, bila proses pengalihan lahan itu perlu waktu yang lama, maka dengan tidak mengurangi rasa hormat kepada pihak pemerintah daerah, pihak Polres akan memanfaatkan markas yang lama dengan membangunnya kembali, mengingat padatnya kegiatan yang harus dilaksanakan.(*/ Suripto).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

fifteen − ten =