Angka Kecelakaan Naik, Fatalitas Menurun: Strategi Polres Pringsewu Tekan Korban Lakalantas Sepanjang 2025

01/01/2026 19:20:00 WIB 270
tribratanews.lampung.polri.go.id. Pringsewu, Kamis 01 Januari 2025 – Meski angka kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polres Pringsewu mengalami peningkatan selama tahun 2025, upaya penanganan dan pencegahan yang dilakukan kepolisian berhasil menekan jumlah korban meninggal dunia.

Kapolres Pringsewu AKBP M Yunnus Saputra mengungkapkan, sepanjang 2025 tercatat sebanyak 141 kasus kecelakaan lalu lintas atau meningkat 53,3 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Namun demikian, jumlah korban meninggal dunia justru menurun sebesar 12,5 persen.

“Kondisi ini menunjukkan bahwa penanganan kecelakaan, mulai dari respons cepat petugas hingga penguatan langkah pencegahan, berjalan lebih efektif,” ujar Kapolres saat konferensi pers kinerja akhir tahun di Mapolres Pringsewu, Rabu (31/12/2025).

Ia menjelaskan, Polres Pringsewu melalui Satuan Lalu Lintas terus mengintensifkan patroli, pengaturan arus, serta peningkatan kehadiran personel di titik-titik rawan kecelakaan. Selain itu, optimalisasi edukasi keselamatan berlalu lintas juga menjadi fokus utama.

Dalam penindakan pelanggaran, Polres Pringsewu mengedepankan pendekatan humanis. Data menunjukkan tilang manual selama 2025 hanya sebanyak 287 kasus atau turun 53,4 persen. Sebaliknya, teguran kepada pengendara meningkat signifikan hingga 20.163 kali atau naik 43,1 persen dari tahun sebelumnya.

“Pendekatan persuasif kami anggap lebih efektif untuk membangun kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas, tanpa harus selalu mengedepankan sanksi,” jelas AKBP Yunnus Saputra.

Selain penegakan hukum, Polres Pringsewu juga aktif melakukan sosialisasi keselamatan berkendara melalui kampanye langsung ke masyarakat, sekolah, dan komunitas pengguna jalan. Langkah ini bertujuan menanamkan budaya tertib lalu lintas sejak dini.

Ke depan, Polres Pringsewu akan terus memperkuat strategi pencegahan kecelakaan lalu lintas dengan mengombinasikan edukasi, penegakan hukum yang proporsional, serta pendekatan berbasis budaya dan kearifan lokal.

“Keselamatan pengguna jalan adalah prioritas. Penurunan fatalitas menjadi motivasi kami untuk terus meningkatkan kualitas penanganan kecelakaan lalu lintas,” pungkas Kapolres. (*)

in Hukum

Share this post