Marak Kecelakaan AKAP, Satlantas Pringsewu Binluh Pengusaha Otobus

06/02/2026 19:20:00 WIB 343
tribratanews.lampung.polri.go.id. Pringsewu, Jumat 06 Pebruari 2026 – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Pringsewu turun langsung ke lapangan memberikan pembinaan dan penyuluhan (Binluh) kepada para pengusaha dan penyedia jasa angkutan penumpang di Kabupaten Pringsewu. Kegiatan yang digelar pada Jumat (6/2/2026) ini menjadi bagian dari Operasi Keselamatan 2026 yang tengah berlangsung.

Sejumlah pool otobus besar menjadi sasaran kegiatan, di antaranya PO Puspa Jaya, Rosalia Indah, dan Putra Remaja. Di lokasi, petugas berdialog langsung dengan pengelola perusahaan dan para sopir angkutan umum, menyampaikan edukasi soal keselamatan dan kepatuhan berlalu lintas.

Kasat Lantas Polres Pringsewu Iptu I Kadek Gunawan mengatakan, pendekatan persuasif dan edukatif menjadi fokus utama dalam operasi kali ini. Menurutnya, keselamatan berlalu lintas tidak bisa hanya dibebankan kepada pengemudi, tetapi juga menjadi tanggung jawab pengusaha angkutan.

“Kami ingin membangun kesadaran bersama bahwa keselamatan adalah prioritas. Sopir, pengusaha jasa angkutan, hingga pengelola armada memiliki peran yang saling berkaitan. Kalau semua patuh aturan, potensi kecelakaan bisa ditekan,” kata Iptu Kadek mewakili Kapolres Pringsewu AKBP M. Yunnus Saputra di sela kegiatan.

Ia menjelaskan, kegiatan ini juga merupakan langkah antisipasi agar kejadian kecelakaan lalu lintas yang melibatkan angkutan bus tidak terulang. Dalam beberapa waktu terakhir, kata dia, kecelakaan yang melibatkan bus, terutama angkutan antar kota antar provinsi (AKAP), cukup sering terjadi di berbagai daerah dan menimbulkan korban jiwa maupun kerugian materi.

“Ini menjadi perhatian kami. Jangan sampai kejadian serupa terjadi di wilayah Pringsewu. Karena itu kami lakukan pencegahan sejak dini melalui pembinaan dan penyuluhan,” ujarnya.

Dalam penyuluhan tersebut, sopir diingatkan untuk selalu mematuhi rambu lalu lintas, menjaga batas kecepatan, tidak berkendara dalam kondisi lelah atau mengantuk, serta mengutamakan keselamatan penumpang. Petugas juga menekankan pentingnya disiplin jam kerja sopir guna mencegah kelelahan yang kerap menjadi pemicu kecelakaan.

Tak hanya kepada pengemudi, Satlantas juga mengingatkan para pemilik usaha transportasi agar rutin melakukan pengecekan kelaikan jalan kendaraan, termasuk sistem pengereman, lampu, ban, serta kelengkapan administrasi kendaraan dan uji berkala (KIR).

Iptu Kadek menambahkan, pihaknya masih menemukan di lapangan adanya kendaraan yang secara administrasi lengkap, namun kurang optimal dari sisi perawatan teknis. Hal ini, menurutnya, berisiko terhadap keselamatan penumpang.

“Kendaraan umum membawa banyak nyawa. Karena itu, perawatan armada tidak boleh diabaikan. Keselamatan penumpang harus menjadi prioritas utama,” tegasnya.

Operasi Keselamatan sendiri mengedepankan langkah preemtif dan preventif dibanding penindakan hukum. Harapannya, masyarakat semakin sadar bahwa tertib berlalu lintas bukan sekadar menghindari tilang, melainkan melindungi diri sendiri dan orang lain di jalan.

Melalui kegiatan Binluh ini, Satlantas Polres Pringsewu berharap terbangun budaya keselamatan di sektor transportasi umum sehingga masyarakat dapat bepergian dengan aman dan nyaman.(*)

Share this post