tribratanews.lampung.polri.go.id. Pringsewu, Minggu 19 Oktober 2025 – Pringsewu Cultural Festival Kapolres Cup II 2025 yang diselenggarakan oleh Polres Pringsewu bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Pringsewu resmi ditutup pada Jumat (17/10/2025) malam, setelah berlangsung selama tiga hari sejak 15 Oktober 2025.Pada malam penutupan, dewan juri mengumumkan para pemenang dari berbagai kategori lomba seni dan budaya yang diikuti peserta dari enam kabupaten/kota se-Provinsi Lampung. Juara Umum Untuk lomba kuda kepang dan Reog Ponorogo, juara umum diraih oleh Singo Manggolo Mudo dari Sidomukti, Lampung Timur, mengungguli 43 peserta lainnya. Sang juara berhak membawa pulang piala bergilir Kapolres Pringsewu. Kategori Banyumasan Juara 1: Budoyo Lestari (Pringsewu Timur)
Juara 2: Krido Budoyo (Gadingrejo)
Juara 3: Putro UGM (Pandan Surat, Sukoharjo) Kategori Pegon
Juara 1: Sanggar Seni Merah Putih (Tulung Agung, Gadingrejo)
Juara 2: Budoyo Sakti (Tejosari, Kota Metro)
Juara 3: Puro Legowo Mudo (Pagelaran) Kategori Reog Ponorogo Juara 1: Singo Manggolo Mudo (Sidomukti, Lampung Timur)
Juara 2: Karya Budaya (Srikato, Adiluwih)
Juara 3: Krido Budoyo Mudo (Sukoharjo III Barat) Seluruh pemenang berhak menerima piala, piagam, dan uang pembinaan. Lomba Karnaval Budaya Kategori Etnis Juara 1: SMAN 1 Pringsewu
Juara 2: Ogoh-Ogoh Pekon Mataram
Juara 3: Barongsai PSMTI Kabupaten Pringsewu Kategori Pekon/Kecamatan Juara 1: Pekon Podosari (Pringsewu)
Juara 2: Pekon Pasir Ukir (Pagelaran)
Juara 3: Dusun 2 Pekon Podomoro (Pringsewu) Kategori Pelajar Juara 1: Sanggar Muli Mustika SMAN 1 Pagelaran
Juara 2: SMK YPT Pringsewu
Juara 3: UPT SD Negeri dan Swasta se-Kecamatan Pringsewu Kategori Kendaraan Hias Juara 1: Pekon Pasir Ukir
Juara 2: Pekon Ambarawa Barat, Kecamatan Ambarawa
Juara 3: Pekon Pujiharjo Kategori Praktisi Seni Juara 1: Reog Karya Budaya (Adiluwih)
Juara 2: Banteng Suro (Pekon Sidoharjo)
Juara 3: Reog Krido Budoyo Mudo (Pekon Sukoharjo III Barat) Festival ini diikuti ribuan peserta dari 57 kelompok yang terdiri dari berbagai suku, etnis, sekolah, komunitas seni, hingga institusi pemerintahan. Penyerahan Penghargaan Penghargaan diserahkan langsung oleh Kapolres Pringsewu AKBP M. Yunnus Saputra pada malam puncak yang digelar di halaman Mapolres Pringsewu. Dalam sambutannya, AKBP Yunnus menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta dan masyarakat yang telah berpartisipasi aktif. “Pringsewu Cultural Festival ini bukan sekadar ajang hiburan, tetapi sarana memperkuat persatuan dalam keberagaman. Melalui budaya, kita belajar saling menghargai dan membangun kebersamaan,” ujarnya. Ia juga berharap kegiatan ini dapat menjadi agenda rutin pemerintah daerah sebagai bagian dari strategi Cultural Policing atau pendekatan keamanan berbasis budaya. Acara Penutupan Malam penutupan festival dimeriahkan dengan penampilan tari kreasi polisi cilik, sendratari kolosal, serta pagelaran wayang kulit oleh dalang Ki Sujiwo Tejo dengan tema “persatuan dalam keberagaman”. Pringsewu Cultural Festival 2025 ditutup dengan harapan agar pelestarian budaya daerah terus berlanjut dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat lokal. (*)