Salah Paham Berujung Keributan, Polisi Bina dan Mediasi Puluhan Pelajar SMA di Bandar Lampung

27/11/2025 20:20:00 WIB 338
tribratanews.lampung.polri.go.id. Bandar Lampung Kamis 27 Nopember 2025 — Puluhan pelajar dari SMKN 7 dan Sekolah Taman Siswa Teluk Betung diamankan aparat Polsek Teluk Betung Utara setelah terjadi aksi provokasi antarpelajar yang berujung keributan di Jalan WR Supratman, Kelurahan Kupang Kota, Kecamatan Teluk Betung Utara, Bandar Lampung, Selasa (26/11/2025) sekira pukul 13.00 WIB.

Merespons kejadian tersebut, Polsek Telukbetung Utara langsung mengambil langkah dengan mendata sejumlah siswa yang terlibat dalam aksi tersebut.

Usai mendapatkan data para pelajar, selanjutnya, Polisi menggelar pertemuan penyelesaian selisih paham dengan menghadirkan 24 orang siswa dari SMKN 7 dan 5 orang siswa dari Taman Siswa di Mapolsek Telukbetung Utara, Rabu (26/11/2025).

Kegiatan dipimpin langsung Kapolsek Telukbetung Utara, AKP Martoyo dan jajaran serta dihadiri Para Kepala Sekolah, guru dan para orang tua siswa.

Kehadiran pihak sekolah dan orang tua untuk memastikan proses pembinaan berjalan transparan dan bertanggung jawab.

“Langkah pembinaan ini kami lakukan agar kejadian serupa tidak terulang. Kami tidak hanya menegur, tetapi membangun kesadaran siswa tentang bahaya tawuran bagi diri sendiri dan orang lain,” ujar Kasi Humas Polresta Bandar Lampung, AKP Agustina Nilawati, mewakili Kapolresta Bandar Lampung, Rabu (26/11/2025).

Para pelajar kemudian diberikan bimbingan serta diwajibkan menandatangani surat pernyataan. Isi pernyataan tersebut menegaskan bahwa para siswa berkomitmen untuk tidak mengulangi perbuatannya, dan siap menerima sanksi dari pihak sekolah maupun kepolisian apabila kembali terlibat aksi serupa.

Di akhir kegiatan, kedua kelompok pelajar diarahkan untuk saling memaafkan, disaksikan kepala sekolah, guru, serta orang tua masing-masing.

Mereka juga diminta menyampaikan permohonan maaf kepada pihak sekolah sebagai bentuk tanggung jawab moral.

Melalui langkah cepat dan terukur tersebut, Kepolisian berharap hubungan antarpelajar kembali harmonis dan potensi tawuran dapat dicegah sejak dini.

Polisi menegaskan komitmennya untuk terus melakukan patroli dan pembinaan guna menjaga keamanan serta ketertiban di lingkungan pendidikan.

Share this post