Konferensi Pers Ungkap Kasus Kriminalitas Bulan Agustus 2019 Oleh Satreskrim Polres Pesawaran

Polda Lampung – Polres Pesawaran

Konferensi Pers ungkap kasus Kriminalitas selama bulan Agustus 2019 oleh Satuan Reserse Kriminalitas (Satreskrim) Polres Pesawaran yang dilaksanakan didepan Mapolres Pesawaran, Jumat (30/08/2019) Pukul 10.00 Wib.

 

Kegiatan Konferensi Pers Satreskrim Polres Pesawaran dipimpin oleh Wakapolres Pesawaran Kompol Handak Prakasa Qalbi, S.T, M.H mewakili Kapolres Pesawaran AKBP Popon Ardianto Sunggoro S.Ik, S.H dengan didampingi oleh Kabag Ops Polres Pesawaran AKP Yohanis, S.H, M.H dan Kanit Resum Jatanras IPDA Davit Herlis, SH mewakili Kasat Reskrim Polres Pesawaran AKP Enrico Donald Sidauruk, S.E, S.Ik.

 

Wakapolres Pesawaran mengungkapkan, “Untuk ungkap kasus kriminalitas yang terjadi selama bulan Agustus 2019, Polres Pesawaran telah berhasil mengungkap kasus sebanyak 06 perkara dengan jumlah tersangka sebanyak 08 Orang dan mengungkap kasus tindak pidana Persetubuhan terhadap anak dibawah umur, Pencurian dengan pemberatan, Penipuan serta padahan barang yang diduga hasil kejahatan Dan Penganiayaan anak dibawah umur”.

 

“Barang bukti yang telah berhasil diamankan oleh Satreskrim Polres Pesawaran yaitu 1 Helai baju koko berwarna hitam, 1 Helai sarung berwarna hitam 1 Helai baju kemeja berwarna hitam, 1 Jilbab berwarna biru, 1 Helai rok berwarna hitam 1 Helai celana dalam berwarna hitam 1 Helai BH berwarna putih, 1 Helai dalaman kaos berwarna putih dengan motif hijau, 1 Helai celana pendek warna merah, 1 Unit Laptop merk Acer, 1 Unit Laptop merk Toshiba warna hitam, 1 Buah tas Laptop warna hitam, 1 Unit Handphone Xiomi tipe 4X, 1 Unit Handpone merek Xiomi Note 5 warna putih dengan dengan nomor Meid 9900084213211, Imei 1 865814034244226, Imei 2 865814034244234, 3 Lembar bukti transfer melalui BRI Link, 1 Buah Handphone Nokia warna putih beserta Sim Card, Uang Tunai sejumlah Rp. 37.000, Kunci kontak Ran 10 truck fuso Hino No.Pol B 9341 BYU dan 250 Dus minuman Teh Rio 2 Kwitansi,” terang dia.

 

“Kemudian untuk 06 perkara tersebut tindak pidana yang menonjol berinisial AH pelaku tindak pidana Persetubuhan terhadap anak dibawah umur, SH pelaku tindak pidana Pencurian dengan pemberatan, OE pelaku tindak pidana Pencurian dengan Pemberatan dan UM pelaku tindak pidana Penadahan, seluruh tersangka akan kita jerat dengan Undang-undang dan pasal disesuaikan dengan perbuatannya masing-masing” tutup dia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

eighteen − 2 =