Konferensi Pers Satreskrim Polres Pesawaran Ungkap Tindak Pidana Uang Palsu, Pencabulan & Pemerasan

Polda Lampung – Polres Pesawaran

Kapolres Pesawaran AKBP Popon Ardianto Sunggoro S.Ik, S.H yang diwakili oleh Wakapolres Pesawaran Kompol Handak Prakasa Qolbi ST, M.H dan didampingi Kasat Reskrim Polres Pesawaran AKP Enrico Donald Sidauruk, S.E, S.Ik menggelar Konferensi Pers ungkap kasus mengedarkan uang palsu, Pencabulan anak dibawah umur dan Pemerasan yang dilaksanakan dihalaman Mapolres Pesawaran, Selasa (10/09/2019) Pukul 10.30 Wib.

 

Dalam Konferensi Pers tersebut Sat Reskrim Polres Pesawaran telah berhasil mengamankan 6 tindak pidana diantaranya 3 tersangka pengedar uang palsu, 1 tersangka Pencabulan anak dibawah umur dan 2 tersangka Pemerasan, Wakapolres Pesawaran mengatakan, “Dengan 2 Tersangka yang telah berhasil diamankan, tim Saber Pungli Polres Pesawaran 2 tersangka telah melakukan pemerasan terhadap salah satu kepala sekolah SMAN diwilayah Kecamatan Kedondong, Kabupaten Pesawaran”.

 

Wakapolres menjelaskan bahwa kedua pelaku berdalih bahwa ada penyimpangan Dana Bos dari salah satu Sekolah SMAN yang ada di Kecamatan Kedondong, merekapun mengancam akan membuat laporan Tentang adanya dugaan peyimpangan Dana Bos tersebut, “Para pelaku ini akan menghentikan untuk melaporkan tentang adanya penyimpangan Dana Bos tersebut apabila pihak sekolah memberikan sejumlah uang dengan besaran hingga 100 juta rupiah dan turun menjadi 50 juta rupiah, hingga yang teralisasi hanya 30 juta rupiah, pertama 10 juta dan saat akan meyerahkan uang 20 juta rupiah mereka keburu kita amankan,” jelas nya.

 

Ditambahkan Wakapolres Pesawaran, “Polres Pesawaran juga telah mengamankan satu keluarga dari 3 tersangka penyalahgunaan dan mengedarkan uang palsu di Kecamatan Way Ratai, Desa Ceringin Asri dan dengan barang bukti yang berhasil diamankan satu unit Printer dan Skener untuk mencetak atau menduplikat uang palsu”.

 

Dan satu tersangka pencabulan anak dibawah umur dengan barang bukti yang telah diamankan satu buah pakaian dan berikut pakaian dalam korban, “Pelaku pencabulan anak dibawah umur akan kita jerat dengan pasal 81 UU RI Nomor 17 tahun 2016 dengan ancama hukuman 15 tahun penjara, “tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

5 × 4 =